Menanggapi Pernyataan ‘hoax membangun’, Nukman Luthfie: Tidak Ada Hal Seperti Itu

Zombiedefense.org – Kepala Badan Siber dan Sandi Negara Djoko Setiadi baru-baru ini melontarkan sebuah kalimat yang tidak biasa yaitu ‘hoax membangun’. Mengetahui pernyataan itu Nukman Luthfie selaku pengamat media sosial menaruh perhatian penuh dengan pernyataan itu. Menurut Nukman Luthfie tidak ada hoax yang membangun dan bisa dibilang bermanfaat.

“Ya mana ada hoax positif, nggak ada hoax positif. Hoax itu berita bohong, informasi palsu. Nggak ada positif-positifnya,” tutur Nukman pada Rabu (3/1/2018).

Menanggapi pernyataan dari Djoko Setiadi ini, Nukman menilai Djoko hanya patah lidah atau salah bicara saja. Djoko yang dulu menjabat sebagai Kepala Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) tentu tidak banyak bicara didepan publik dan hal ini membuatnya gugup.

“Dia bukan pejabat yang biasa ngomong di publik. Kan sebelumnya dia jabat Kepala Sandi Negara kan? Nggak pernah ketemu media. Orang nggak pernah dikerubutin (dikelilingi) media tiba-tiba dikerubutin, ya gugup lah,” ucapnya.

Untuk mengatasi salah pernyataan ini, Nukman meminta Djoko untuk segera membenarkannya agar tidak disalah kaprahkan oleh para masyarakat yang telah mengetahui pernyataan tersebut.

“Ya pasti (masyarakat akan) menyalah-artikan, makanya perlu di klarifikasi,” pungkas Nukman.

Menyusul saran yang diberikan oleh Nukman, Djoko Setiadi melontarkan permintaan maafnya untuk pernyataan yang salah tersebut. Sebelum pembenaran dari Djoko ungkapan #hoaxmembangun sempat menjadi top viral di media sosial Twiter.

“Kalau itu dianggap suatu kesalahan, ya saya meminta maaf. Tapi niat saya nggak begitu sebenarnya,” tutur Djoko Rabu (3/1) tadi malam.

Membenarkan pernyataannya itu, Djoko juga mengatakan jika hoax yang bersifat membangun itu tidak ada.

“Sebenarnya tidak ada. Sudah pasti hoax itu bohong dan palsu, menyesatkan,” kata dia.

Kronologis Djoko membuat pernyataan ini adalah pada saat dirinya diwawancarai oleh wartawan untuk peresmian dirinya menjadi Kepala BSSN di Istana Negara, dirinya tidak sengaja melontarkan kalimat yang sempat trending ini.

Saat itu Djoko diberi pertanyaan oleh wartawan mengenai apakah pihak BSSN nantinya bisa berpengaruh untuk menghalangi penyebaran hoax. Dan berikut jawaban kontrofesial dari Djoko.

“Sangat berpengaruh. Tentunya hoax ini akan kita lihat, memang hoax ada positif dan negatif. Saya juga mengimbau pada kawan-kawan, putra-putri bangsa ini, mari sebenarnya kalau hoax itu hoax membangun kita silakan saja, tapi jangan terlalu memproteslah, menjelek-jelekanlah, ujaran-ujaran tak pantas, saya rasa bisa pelan-pelan dikurangi”.