PT KAI Daop 5 Purwokerto Tambah Petugas Jelang Lebaran

Zombiedefense.org – Untuk menghadapi masa jelang lebaran dan arus mudik PT KAI Daop 5 Purwokerto tambah petugas. Para petugas ekstra ini sendiri direkrut dari wilayah mereka masing-masing. Mereka dikontrak selama musim arus mudik Lebaran 2017 dan mulai bekerja pada H-10 hingga H-15.

Petugas ekstra tersebut mempunyai beberapa amanah yang harus dikerjakan diantaranya seperti petugas pemeriksa jalur yang akan ditempatkan diberbagai titik dengan tugas yakni untuk memeriksa penambat atau baut-baut rel kereta api yang mungkin kendur.

Petugas ekstra ini diantaranya Petugas Penjaga Daerah Rawan (PJDR), Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ) dan Petugas Penjaga Perlintasan (PJL) di wilayah Daop 5 Purwokerto.

“Penambahan petugas ekstra ini untuk pengamanan perjalanan kereta api dalam rangka masa angkutan lebaran 2017. Seluruhnya tenaga PJL 53 orang dan PJDR 43 orang serta tenaga PPJ ada 46 orang,” kata Humas Daop 5 Purwokerto, Ixfan Hendriwintoko, Rabu (14/6/2017).

Untuk menjadi petugas ekstra selama musim arus mudik lebaran ini kata Ixfan, mereka harus menjalani serangkaian materi mulai dari teori ruang hingga praktek dilapangan. Mereka kemudian diuji untuk dapat mengetahui kemampuan pada tugas yang akan dijalankan.

Para petugas ekstra ini sendiri direkrut dari wilayah mereka masing-masing. Mereka dikontrak selama musim arus mudik Lebaran 2017 dan mulai bekerja pada H-10 hingga H-15.

“Seperti juru periksa jalur, mereka nanti juga akan dibekali sesuai SOP petugas reguler seperti kunci pas atau kunci Inggris, Palu, HT. Mereka harus melaporkan segera jika ada kegiatan yang berpotensi bahaya,” katanya.

Selanjutnya petugas penjaga daerah rawan, untuk wilayah Daop 5 Purwokerto terdapat 3 terowongan yakni Terowongan Ijo, Terowongan Kebasen dan Terowongan Notog serta petugas penjaga perlintasan untuk membantu menjaga perlintasan ketika terjadi kemacetan.

Petugas ekstra akan menjaga seluruh wilayah di Daop 5 Purwokerto, seperti pada terowongan perlu ekstra waspada karena di dalam terowongan sendiri pada jam-jam tertentu kadang ada kondisi hujan lebat, banjir dan penumpukan longsoran sering terjadi. “Karena itu perlu tenaga ekstra ini untuk memantau,” jelasnya.

Menurut dia, petugas penjaga perlintasan bukan untuk menjaga pintu perlintasan liar, tapi menjaga pintu perlintasan yang sudah ada penjaganya. Di tempat itu, ditingkatkan kewaspadannya karena tingkat kemacetan seperti di Prupuk, Kretek dan di wilayah Kebumen.

“Jika ada kemacetan, satu petugas itu akan mengamankan perjalanan kereta api,” katanya.

Dia menambahkan total jumlah pintu perlintasan yang berada di Daop 5 Purwokerto ada 376 titik diantaranya 70 pintu perlintasan resmi dan dijaga KAI, 18 titik pintu perlintasan dijaga oleh Pemda serta 288 pintu perlintasan tidak resmi atau tidak terjaga.

“Sedangkan untuk perlintasan sebidang yang sudah di buat flyover seperti di Kretek, Dermoleng, Adiwerna, Tol Pejagan dan Kosambi akan dihapus sehingga perjalanan KA dan perjalanan pengguna jalan raya dapat aman,” ucapnya.