Kemenag Jelaskan Mengenai Soal UAS MA Bahas Khilafah

 

 

 

Zombiedefense.org – Materi soal UAS Madrasah Aliyah (MA) mengenai khilafah yang sekarang tengah viral di sosial media ditanggapi oleh Kementerian Agama (Kemenag) bahwa tidak terdapat kesalahan apapun. Menurut Kemenag, materi khilafah memang diajarkan di Madrasah Aliyah kelas XII.

“Memang dalam Kurikulum 2013 untuk mapel (mata pelajaran) Fiqh di Madrasah Aliyah Kelas XII terdapat bahasan tentang Khilafah,” ungkap Kepala Biro Humas Kemenag, Mastuki.

“Dalam buku ajar yang Kemenag terbitkan, bahasan itu diterjemahkan ‘Sistem Pemerintahan dalam Islam’,” terangnya.

Mastuki mengungkapkan pada pembahasan di buku tersebut dipaparkan terkait pembentukan khilafah dalam sejarah Islam ada pada masa Khulafaur Rasyidin hingga kerajaan Turki Utsmani. Ada pula pemaparan terkait siyasah sayar’iyah, hukum dan hikmah pemerintahan Islam.

“Selain itu, dibahas pula syarat-syarat kepemimpinan dalam Islam (terutama sifat adil), sistem politik dalam Islam, dan lain-lain. Jadi, jangan kacaukan dengan pemaknaan khilafah yang bias saat ini,” ungkap Mastuki.

“Dalam ilmu siyasah syar’iyah (politik Islam), konsep khilafah menjadi salah sati topik di berbagai buku/kitab yang ditulis para ulama’. Namun pemaknaan khilafah di sini sangat bervariasi, tidak dan bukan sistem politik yang bermakna tunggal, bahkan sejak era Khulafa’ur Rasyidin,” katanya.

Menurutnya, pada zaman modern yang mana negara-negara islam memilih memakai sistem republik, juga perlu memahami sejarah tata pemerintah dan politik islam.

“Pada era modern, sejumlah negara dengan mayoritas warga negaranya memeluk Islam ada yang memilih sistem republik, kerajaan, atau republik demokratik dan lain-lain. Jadi dengan memahami sejarah demikian siswa akan luas perspektifnya tentang tata pemerintahan dan politik dalam Islam (siyasah syar’iyah),” ungkapnya.

MA yang dimaksud pada soal UAS yang tersebar luas di media sosial berada di wilayah Kalimantan Selatan dan tertulis tanggal 5 desember 2017.