Jusuf Kalla Pastikan Polri Patuhi Instruksi Presiden Terkait Kasus Pimpinan KPK

 

 

Zombiedefense.org – Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan bahwa seluruh lembaga penegak hukum termasuk juga Polri akan taat kepada pengarahan yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Hal tersebut berkaitan dengan laporan kuasa hukum Ketua DPR Setya Novanto, terhadap Ketua KPK dan wakilnya.

“Ya tentu, Presiden kan tertinggi. Pasti dijalankan,” ungkap Jusuf kalla di Asrama Haji Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat.

Sebelumnya, Jokowi mengarahkan Polri supaya memberhentikan kasus dugaan terkait surat palsu serta penyalahgunaan wewenang yang menyeret dua pimpinan KPK yakni Agus Rahardjo dan Saut Situmorang.

Keduanya dilaporkan oleh pengacara Ketua DPR Setya Novanto, Sandy Kurniawan kepada Bareskrim Polri mengenai dugaan kasus itu. Tidak hanya dua pimpinan KPK tersebut, dia juga melaporkan Direktur Penyidikan KPK Aris Budiman dan penyidik kasus e-KTP Ambarita Damanik.

Mengenai dugaan laporan yang dilakukan oleh Sandy merupakan salah satu bentuk tindak pidana karena menghambat proses penyidikan kasus yang telah merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun itu, dan Jusuf Kalla akan berpegang pada pengarahan yang telah diberikan oleh Presiden Jokowi.

“Kan Presiden sudah memberikan arah, Kapolri juga sudah memberikan arah. Ya kalau ada buktinya silakan,” ungkap Jusuf Kalla.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah mempublikasikan bahwa Ketua DPR Setya Novanto telah dijadikan sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP. Penetapan tersebut diumumkan pada Jumat (10/11/2017) di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta Selatan.

“Setelah proses penyelidikan dan ada bukti permulaan yang cukup, kemudian pimpinan KPK, penyelidik, penyidik, dan penuntut umum melakukan gelar perkara pada 28 Oktober KPK menerbitkan sprindik atas nama tersangka SN, sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014,” ungkap Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang.

Kisah Jokowi Terkait Fotonya Bersama Raisa Yang Tranding Topic

 

 

Zombiedefense.org – Presiden Joko Widodo atau Jokowi memperingatkan peranan media sosial sekarang ini sangat berpengaruh, terlebih bagi para anak muda. Dia masih mengingat saat foto dirinya bersama dengan penyanyi cantik Raisa di Istana Negara yang sempat viral dan menjadi tranding topic di media sosial.

Ketika itu, Jokowi meminta para seniman untuk hadir pada Peringatan Hari Musik Nasional pada 9 Maret 2017 lalu. Banyak artis yang hadir pada acara tersebut, dan salah satunya penyanyi berbakat Raisa Andriana.

Raisa juga yang menjadi salah satu penyanyi yang tampil ke depan untuk menjawab tantangan dari Presiden Jokowi. Dan kali ini, Raisa diminta untuk menyanyikan sebuah lagu.

“Saya di sini, di sampingnya Raisa. Dia memandang saya. Jangan dibalik ya. Itu pun menjadi trending di dunia maya,” ucap Jokowi ketika membuka acara Economic Talkshow: “Ekonomi Baru Di Era Digital” dan Pembukaan Indonesia Business & Development Expo di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (20/9/2017).

Pada waktu itu, Jokowi memang berada di podium sedangkan Raisa berdiri disamping Presiden jokowi. pada sebuah foti, terlihat Jokowi tengah memandang raisa yang sedang menjawab pertanyaan darinya.

Kemudian, Raisa memilih lagu Indonesia Pusaka untuk dinyanyikannya. Karena sudah maju menjawab pertanyaan dari Presiden Jokowi serta menyanyikan lagu maka Jokowi membarinya hadiah sepeda.

“Mungkin lebih trending lagi kalau saya memandang dia, itu jadi merepotkan,” ungkap Presiden Jokowi.