Kementrian Agama Rancang Posko Pengaduan Bagi Korban First Travel

 

 

Zombiedefense.org – Penyidik telah menetapkan pemilik PT. First Anugerah Karya Wisata atau First Travel Andika Surachman dan istrinya Annesia Desvitasari Hasibuan sebagai tersangka, atas dugaan penipuan terhadap 35 ribu jamaah umrah yang sampai saat ini gagal berangkat ke Tanah Suci.

Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama, Mastuki HS mengatakan ada rancangan penyusunan crisis center yang akan ditangani oleh pihak yang terkait seperti Bareskrim. Crisis center tersebut nantinya akan digunakan untuk pengajuan aduan para calon jamaah. Karena menurut Mastuki, calon jamaah tidak hanya pada wilayah Jakarta saja, tetapi menyebar pada seluruh wilayah Tanah Air.

“Sebab ada yang menginginkan agar Kementerian Agama itu membuat posko-posko di luar daerah,” kata Mastuki di Menteng, Jakarta Pusat.

Sedangkan pengacara korban penipuan itu, Aldwin Rahardian mengatakan Kemenag harus bertanggunga jawab serta menyediakan fasilitas bagi korban dan mencabut perizinan First Travel.

“Jadi Kepolisian dan Kemenag dapat mendata sebenarnya jumlah real korban ini berapa, kerugian berapa. Sehingga dapat dikembalikan haknya, begitu teknisnya,” kata Aldwin.

Penangkapan pemilik First Travel ini karena banyaknya aduan dari korban yang merasa tertipu. Korban telah membayar biaya perjalanan umrah tetapi tidak kunjung berangkat ke Tanah Suci.

Pasangan suami istri ini ditangkap pada Rabu, 9 Agustus 2017 di kompleks gedung Kementerian Agama, Jakarta setelah melakukan konferensi pers di tempat tersebut.

Dan dari penyidikan polisi, tersangka berhasil mengantongi uang senilai Rp 550 miliar dari para nasabah sehingga merugikan para calon jamaah umrah First Travel.

“Jumlah jemaah yang sudah mendaftar dan membayar itu 70 ribu orang, cukup besar ya. Dan hanya 35 ribu yang berangkat. Sisanya 35 ribu jemaah tidak bisa berangkat dengan berbagai alasan,” ujar Brigjen Pol Herry Rudolf Nahak, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri di Jakarta.

Calon Jamaah Haji Membawa Kerikil Dan Disita Petugas

 

 

Zombiedefense.org – Seorang calon jamaah haji asal Malang bernama Usman Yasir, membawa sekantong batu kerikil untuk digunakan nanti ketika melempang jumroh di Tanah Suci. Usman merupakan salah satu kelompok terbang 38 Embarkasi Surabaya.

“Saya bawa kerikil untuk siap-siap jika tidak menemukan kerikil di sana, jadi tidak perlu mencari lagi,” katanya di Asrama Haji Surabaya.

Dia mengatakan mengumpulkan kerikil di sekitar rumahnya, kemudian ditaruh dalam sebuah kantong plastik dan dimasukkan ke tas yang akan dibawanya. Tetapi, ketika melakukan proses pemeriksaan sterilisasi di Asrama Haji oleh aparat bea dan cukai Bandara Juanda bungkusan yang berisi kerikil tersebut disita oleh petugas.

“Ya tidak apa-apa disita, soalnya saya bawa kerikil ini karena tidak tahu. Saya hanya khawatir tidak ada di sana,” kata Usman.

Sementara itu, Wakil Sekretaris I Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Sutarno Pertowiyono membetulkan pihak petugas dengan menyita batu kerikil milik calon jamaah haji dan memulangkannya ke petugas daerah.

“Sesuai aturan berlaku, apapun barang larangan yang dibawa calon haji disita dan dikembalikan ke petugas daerah untuk selanjutnya diserahkan ke keluarga calon haji yang bersangkutan,” katanya.

Mengenai batu kerikil pihaknya sudah sering mengingatkan kepada petugas yang ada di daerah serta ke calon jamaah haji tidak boleh membawa kerikil karena sudah disediakan di Tanak Suci.

“Batu untuk melontar jumroh di sana sudah banyak dan tidak perlu khawatir. Kami selalu mengimbau, termasuk saat proses manasik di daerah masing-masing,” tuturnya.

Dengan kejadian ini berarti sudah terdapat dua orang yang membawa kerikil setelah calon jamaah haji kloter 36 dari Banyuwangi yang sempat dipergoki membawa kerikil di tasnya dan dengan alasan sama.

Tebang Pohon Rawan Tumbang Jelang Musim Mudik

Zombiedefense.org – Pohon yang terlihat sudah menjorok ke arah jalan dan memungkinkan mengganggu perjalanan para pemudik yang melewati daerah Situbondo sedang mulai ditebangi. “Penebangan pohon yang menjorok ke bahu jalan ini, adalah tindak lanjut dari pengecekan jalur mudik yang kami lakukan bersama jajaran kepolisian. Pohon-pohon itu dikhawatirkan tumbang ke jalan,” kata Kabid Pencegahan dan Kesiapan-siagaan BPBD Situbondo, Gatot Trikorawan.

Sedikitnya ada 4 pohon jenis mahoni berukuran besar yang ditebang karena dinilai rawan tumbang. Pohon-pohon itu tersebar di tepi jalan raya pantura, mulai dari Desa Katakan Kecamatan Kendit, hingga Desa Pasir Putih Kecamatan Bungatan.

Penebangan dilakukan dengan menggunakan beberapa unit gergaji mesin. Kegiatan penebangan pohon ini dilakukan personel BPBD bersama dengan jajaran kepolisian, Perhutani, dan Dinas Lingkungan Hidup Situbondo.

“Kebetulan pohon-pohon itu termasuk milik Perhutani. Tidak hanya berkoordinasi saja, tadi pihak Perhutani malah juga ikut membantu,” papar Gatot Trikorawan.

Setelah melakukan penebangan pohon tersebut, lanjut Gatot, ke depan pihak BPBD bersama kepolisian dan instansi terkait lainnya, akan melakukan inventarisasi terhadap keberadaan pohon rawan tumbang yang ada di tepi jalan raya. Sehingga bisa segera dilakukan langkah antisipasi atau pencegahan. Khususnya dalam menyambut arus mudik dan arus balik lebaran mendatang.

Sebelumnya, pengguna jalan raya pantura Situbondo hendaknya lebih waspada. Hasil pengecekan menjelang arus mudik lebaran, banyak ditemukan titik-titik kerawanan di sepanjang jalan raya pantura Situbondo.

Bukan hanya rawan kecelakaan saja, di beberapa lokasi juga ditemukan pohon-pohon besar di tepi jalan yang dinilai rawan tumbang. Apalagi, belakangan ini cuaca seringkali tidak menentu. Hujan deras dan angin kencang masih kerap terjadi di wilayah Situbondo.

BOS Jateng Dipertanyakan

Zombiedefense.org – Dengan adanya peraturan itu justru palah membuat siswa yang berasal dari keluarga mampu merasa deg-degan karena tidak adanya batasan maksimal. Siswa miskin juga banyak yang nilainya tidak buruk sehingga persaingan tetap berlaku jika sudah melebihi kuota yang ditentukan.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan perturan Gubernur Jateng disebutkan setiap sekolah minimal menampung siswa miskin 20%. Namun kenapa justru semakin banyak keluhan datang terkait aturan tersebut.

“Kuota siswa miskin yang 20% itu banyak yang tidak setuju. Sebenarnya siswa miskin itu punya kuota sendiri. Yang miskin bersaing dengan yang miskin,” kata Gatot, Rabu (14/6/2017).

“Minimal rata-rata nilai 6. Tapi ada yang lebih dari itu. Ini memberikan kesempatan untuk anak dari keluarga miskin bersekolah. Kalau berhasil, anak pintar yang miskin itu nantinya bisa memutuskan kemiskinan minimal di keluarganya,” terang Gatot.

Kuota 20% tersebut juga diperuntukkan bagi warga di sekitar sekolahan sehingga membantu dari segi transportasi. Gatot menegaskan diharapkan para orangtua mengerti dengan persaingan tersebut. Karena tidak hanya terkait kemiskinan yang dikedepankan namun juga kompetisi dalam hal nilai dan prestasi.

“Ini pendaftaran online kan sudah ditutup, tinggal kita lihat jurnalnya. Ini namanya kompetisi, ada saingan dan sebagainya. Saingannya bidang prestasi,” terang Gatot.

Sementara itu terkait siswa miskin yang gagal masuk sekolah negeri pilihan, Gatot berpesan agar tidak berkecil hati karena jika bersekolah ke sekolah swasta pun akan tetap mendapatkan bantuan dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Swasta banyak yang bagus. Untuk keluarga miskin, sekolah di swasta juga bisa dibebaskan biaya. Swasta juga dapat BOS. BOS termasuk membebaskan biaya pendidikan untuk keluarga miskin,” tutup Gatot.

Tanggapan Positif Warga Dolly

Zombiedefense.org – Dengan ber-roller blade atau sepatu roda, Satpoltik bersama Srikandi menyisir jalan perkampungan yang padat penduduknya sembari menempelkan stiker dan memberikan pengarahan pada warga. “Bu, mohon maaf dan minta waktunya sebentar. Kami dari Pemkot dan Polrestabes Surabaya mau memberikan informasi jika ada kejadian sosial atau bencana serta bantuan di daerah sini silahkan hubungi 112,” kata Yuanisa Fauzia, satpoltik pada warga Putat Jaya II A, rabu (14/6/2017).

Sosialisasi blusukan ala Satpoltik dan Srikandi Polrestabes Surabaya ini mendapat tanggapan positif dari warga. Salah satunya, Samudro (56) warga putat jaya 2 A yang mengaku akan makin dimudahkan dengan layanan bebas pulsa ini.

“Kadang itu ada kejadian darurat, saya harus cari polisi terdekat. Nanti akan saya coba 112 ini, apala lagi layanan ini bebas pulsa,” ujar dia.

Sementara Kasatpol PP Kota Surabaya Irvan Widyanto yang memimpin langsung tim undur-undur (sebutan satpoltik bersepatu roda) mengatakan kegiatan sosialisasi layanan bencana 112 merupakan salah satu rangkaian dari perda corner.

“Sosialisasi ini sebagai bentuk pemerintah hadir pada warga, memberitahu produk layanan bagi warga sehingga ada sinergitas warga dan pelayan warga,” kata Irvan.

Perda corner merupakan salah satu kegiatan ‘Dolly Saiki Fest 2017’ yang dinisiasi komunitas bicaraSurabaya bersama Pemkot dan Polrestabes Surabaya. Berbagai kegiatan dimulai 13 Mei hingga 18 Juli, selain sosialisasi ada pelatihan bagi warga eks lokalisasi maupun beragam lomba seperti futsal U12 se Kelurahan Putat Jaya dan turnamen tenis meja se Kecamatan Sawahan.

Pesan Ganjar Untuk Para Pemudik

Zombiedefense.org – Pemudik yang berencana untuk mudik ke kampung halamannya diharap tidak perlu membaa barang bawaan terlalu banyak karena akan membahayakan bagi pemudik. “Barang-barang yang dibawa tidak usah banyak-banyak, seperlunya saja. Biasanya kalau mudik kan semuanya dibawa,” ungkap Ganjar, Gubernur Jawa Tengah.

Ganjar Pranowo mengimbau pada pemudik yang menggunakan sepeda motor untuk menaati aturan lalu-lintas. Pemudik yang menggunakan sepeda motor tidak berboncengan tiga, empat bahkan lima orang. Namun cukup dipakai dua orang saja.

“Yang pakai sepeda motor gak boleh cenglu (bonceng tiga), ceng pat (boncengan empat), dan ceng ma (boncengan lima). Boncengannya dua saja. Gak boleh barang banyak. Bikinlah mudik itu bahagia,” ungkap Ganjar Pranowo, Rabu (14/6/2017).

Menurutnya kunjungan kerja di Kabupaten Pekalongan untuk memantau persiapan arus mudik lebaran tahun ini. Pihaknya jauh-jauh hari sebelumnya telah membentuk panitia mudik 2017 seperti pada tahun 2016 lalu.

“Jawa Tengah siap semua, hari Senin kita sudah simulasi. Semua sudah diatur baik traffic managemen, jalur alternatif, rambu-rambu suporting system, termasuk kesehatan, kebencanaan dan sebagainya,” katanya.

Menurutnya di wilayah Jawa Tengah ada beberapa titik yang dimungkinkan rawan seperti di daerah Salatiga.

“Seperti di Salatiga, keluar dari Tingkir itu menyempit. Potensi di tempat itu area macet, makanya kita taruh banyak orang,” paparnya.

Pada tahun 2017 ini, pihaknya akan menggunakan suporting lebih banyak, seperti di Brebes ada ambulance sepeda motor. Pihaknya meminta kepolisian untuk helikopter pantauan udara. Heli Basarnas standby di Gringsing, dan heli dari Angkatan Darat juga distandbykan.

“Bila ada situasi yang membutuhkan rescue cepat teratasi,” katanya.

Oleh karena saat arus mudik dipastikan akan macet, dia meminta pemudik menyiapkan mental, logistik atau perbekalan dan obat-obatan.

“Macet itu eksotisme-nya mudik. Karena itu mental disiapkan, bawa logistik, obat-obatan. Semua rata-rata sudag punya gadget, itu dimanfaatkan, tidak perlu marah-marah. Pokoknya bahagia,” pungkas Ganjar.

Kunjungan kerja Ganjar Pranowo di Kabupaten Pekalongan, didampingi Bupati Pekalongan Aship Kholbihi. Ganjar melakukan kunjungan kerja di Internasional Batik Center (IBC), Pondok Pesantren dan Pasar Kedungwuni.

OPM Kebutuhan Pokok Disebar Untuk 27 Kota

Zombiedefense.orgĀ  – Sekitar hampir 200ribu paket yang berisi kebutuhan pokok telah disebar ke 27 kabupaten/kota. “Rp15 miliar ini sudah disalurkan sejak 13 Juni yang dimulai di Cisitu, Kabupaten Sumedang sebanyak 10 ribu paket, Jati Sampurna Kota Bekasi 8.000 paket kemudian Batunungal Kota Bandung sebanyak 6.000 paket. Besok ada sepuluh kota dan kabupaten yang menggelar OPM,”katanya, di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (14/6/2017).

Masing-masing daerah menerima jatah paket sembako tersebut sesuai dengan jumlah rumah tangga miskin (RTM). OPM tersebut dilaksanakan mulai 13 Juni-22 Juni mendatang.

Sementara untuk jumlah paketnya sendiri, terjadi penurunan dibanding 2016 lalu, di mana tahun lalu mencapai 207 ribu paket. Penyebabnya ada sejumlah daerah yang membatalkan mengajukan daging sapi sebagai salah satu isi paket.

“Untuk isi paket untuk OPM ada enam komoditas kebutuhan pokok. Seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam,” katanya.

Selain menggelar OPM, pihaknya juga akan menggelar sidak parsel di sejumlah pasar tradisional dan modern di sejumlah daerah, Rabu (21/6) mendatang. Ini dilakukan untuk memastikan tidak ada barang kedaluwarsa atau ilegal yang dijual kepada masyarakat.

Perampok Ibu-Ibu Babak Belur Dihajar Warga

Zombiedefense.org – Ada saja tingkah laku masyarakat yang meresahkan menjelang lebaran ini. salah satunya yakni perampokan yang terjadi pagi tadi sekitar pukul 07.30 WIB, Rabu (14/6/2017). Warga yang sempat kaget karena dikejutkan oleh suara teriakan seperti orang kesakitan ibu-ibu.

Holiah (58) merupakan korban perampokan yang terjadi di Kampung Pasir Kolotok RT 03 RW 12 Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Namun aksi perampokan tersebut berhasil digagalkan oleh warga yang mendengar teriakan Holiah.

Pelaku berhasil ditangkap setelah sebelumnya sempat melukai pemilik rumah menggunakan bata merah.”Saya dan warga curiga, rumah bu holiah jadi korban kejahatan. Kami lalu mengitari rumahnya, betul saja ada orang yang mencurigakan keluar dari halaman belakang rumah beliau kita langsung amankan,” kata Toto Sugiarto (48) ketua RT 03.

Menurut Toto, sebelumnya rumah korban pernah menjadi sasaran aksi perampokan. Dua kali beraksi pelakunya selalu berhasil ditangkap warga. Warga memilih tidak menghakimi pelaku dan menyerahkannya ke aparat kepolisian.

“Dalam setahun ini rumah korban dua kali menjadi sasaran aksi perampokan, tapi pelakunya selalu tertangkap dan kita serahkan ke polisi lebih baik begitu kita percayakan saja prosesnya ke aparat,” lanjutnya.

Korban Holiah diketahui tinggal di rumah yang memang berukuran besar, korban tinggal bersama dua orang anaknya dan berstatus sebagai orang tua tunggal. Satu anaknya sudah berumah tangga sementara satu lagi sudah kuliah.

Saat kejadian, korban baru pulang dari pasar saat masuk kedalam rumahnya korban ditarik dan dibekap pelaku yang kemudian memukul kepala korban menggunakan bata merah.

“Saya terjatuh, kepala sakit karena dipukul saya merangka keluar lalu berteriak minta tolong,” lirih korban. Korban mengaku dibawa warga ke RSUD Sekarwangi Cibadak, dan mendapat penanganan medis.

Peristiwa perampokan tersebut kini ditangani aparat kepolisian dari Polsek Cibadak, Resor Sukabumi. Untuk pelaku hingga saat ini belum diketahui identitasnya.

Semilyar Batang Rokok Diamankan

Zombiedefense.org – Kakanwil Bea dan Cukai Jawa Timur I Decy Arifinsjah berhasil menyita batang rokok sebanyak hampir semilyar batang. Para pelaku menggunakan pita cukai yang sudah pernah dipakai sebelumnya. Selain itu pelaku juga menggunakan cukai palsu dan pita cukai yang bukan peruntukannya.

jumlah batang rokok sebanyak itu disita dari berbagai daerah yakni KPBC Madiun, Pasuruan, Tanjung Perak, Juanda, Gresik, Sidoarjo, Bojonegoro dan diperkirakan mempunyai nilai sekitar Rp 2.998.498.420.

Ribuan batang rokok itu diamankan hasil operasi Patuh Ampadan I yang digelar oleh Kanwil Dirjen Bea dan Cukai Jawa Timur I. “Dalam operasi Ampadan I ini kami dari Kanwil DJBC Jatim I telah mengamankan enam tersangka, dua dari Pasuruan dan empat dari Gresik,” kata Decy Arifisjah, Rabu (14/6/2017).

Selain mengamankan para tersangka, petugas juga mengamankan empat rim pitai cuakai palsu sebanyak 2.169 lembar senilai Rp 77.688.374.

Atas penindakan di bidang cukai ditindaklanjuti dengan penyidikan, memberikan sanksi administrasi berupa denda, serta dinyatakan sebagai barang milik negara untuk selanjutnya dimusnahkan.

“Tersangkan akan diberikan sanksi denda, serta barang bukti tersebut milik negara selanjutkan akan dimusnahkan,” terangnya.

Dacy Arifinsjah menambahkan untuk empat tersangka yang dari Gresik ini pelimpahan dari Polres Gresik kerja sama dengan Polda Jatim. Dan semua tersangka adalah penjual rokok ilegal. “Empat tersangka dari Gresik ini semuanya adalah penjual rokok ilegal,” jelasnya.

PT KAI Daop 5 Purwokerto Tambah Petugas Jelang Lebaran

Zombiedefense.org – Untuk menghadapi masa jelang lebaran dan arus mudik PT KAI Daop 5 Purwokerto tambah petugas. Para petugas ekstra ini sendiri direkrut dari wilayah mereka masing-masing. Mereka dikontrak selama musim arus mudik Lebaran 2017 dan mulai bekerja pada H-10 hingga H-15.

Petugas ekstra tersebut mempunyai beberapa amanah yang harus dikerjakan diantaranya seperti petugas pemeriksa jalur yang akan ditempatkan diberbagai titik dengan tugas yakni untuk memeriksa penambat atau baut-baut rel kereta api yang mungkin kendur.

Petugas ekstra ini diantaranya Petugas Penjaga Daerah Rawan (PJDR), Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ) dan Petugas Penjaga Perlintasan (PJL) di wilayah Daop 5 Purwokerto.

“Penambahan petugas ekstra ini untuk pengamanan perjalanan kereta api dalam rangka masa angkutan lebaran 2017. Seluruhnya tenaga PJL 53 orang dan PJDR 43 orang serta tenaga PPJ ada 46 orang,” kata Humas Daop 5 Purwokerto, Ixfan Hendriwintoko, Rabu (14/6/2017).

Untuk menjadi petugas ekstra selama musim arus mudik lebaran ini kata Ixfan, mereka harus menjalani serangkaian materi mulai dari teori ruang hingga praktek dilapangan. Mereka kemudian diuji untuk dapat mengetahui kemampuan pada tugas yang akan dijalankan.

Para petugas ekstra ini sendiri direkrut dari wilayah mereka masing-masing. Mereka dikontrak selama musim arus mudik Lebaran 2017 dan mulai bekerja pada H-10 hingga H-15.

“Seperti juru periksa jalur, mereka nanti juga akan dibekali sesuai SOP petugas reguler seperti kunci pas atau kunci Inggris, Palu, HT. Mereka harus melaporkan segera jika ada kegiatan yang berpotensi bahaya,” katanya.

Selanjutnya petugas penjaga daerah rawan, untuk wilayah Daop 5 Purwokerto terdapat 3 terowongan yakni Terowongan Ijo, Terowongan Kebasen dan Terowongan Notog serta petugas penjaga perlintasan untuk membantu menjaga perlintasan ketika terjadi kemacetan.

Petugas ekstra akan menjaga seluruh wilayah di Daop 5 Purwokerto, seperti pada terowongan perlu ekstra waspada karena di dalam terowongan sendiri pada jam-jam tertentu kadang ada kondisi hujan lebat, banjir dan penumpukan longsoran sering terjadi. “Karena itu perlu tenaga ekstra ini untuk memantau,” jelasnya.

Menurut dia, petugas penjaga perlintasan bukan untuk menjaga pintu perlintasan liar, tapi menjaga pintu perlintasan yang sudah ada penjaganya. Di tempat itu, ditingkatkan kewaspadannya karena tingkat kemacetan seperti di Prupuk, Kretek dan di wilayah Kebumen.

“Jika ada kemacetan, satu petugas itu akan mengamankan perjalanan kereta api,” katanya.

Dia menambahkan total jumlah pintu perlintasan yang berada di Daop 5 Purwokerto ada 376 titik diantaranya 70 pintu perlintasan resmi dan dijaga KAI, 18 titik pintu perlintasan dijaga oleh Pemda serta 288 pintu perlintasan tidak resmi atau tidak terjaga.

“Sedangkan untuk perlintasan sebidang yang sudah di buat flyover seperti di Kretek, Dermoleng, Adiwerna, Tol Pejagan dan Kosambi akan dihapus sehingga perjalanan KA dan perjalanan pengguna jalan raya dapat aman,” ucapnya.