Kasus Duel Ala Gladiator Dilimpahkan Ke Kejaksaan

 

 

Zombiedefense.org – Kepolisian Kota Bogor sudah melimpahkan kasus meninggalnya Hilarius Christian (15) pada pihak Kejaksaan Negeri Kota Bogor pada hari ini Kamis (5/10/2017).

Pelimpahan kasus tersebut setelah berkas perkara itu dinyatakan lengkap oleh pihak kejaksaan. Pada kamis sore, ketiga tersangka yang terlibat pada kejadian tersebut sampai di Kantor Kejaksaan Negeri Kota Bogor.

Setelah turun dari mobil, mereka kemudian disuruh memasuki ruangan mengenakan penutup wajah. Orang tua Hilarius, yaitu Maria Agnes dan Venansius Raharjo juga tampak di Kantor Kejaksaan dan ditemani oleh kuasa hukumnya.

Kuasa hukum korban, Roy Sianipar menginginkan supaya masalah tersebut bisa berjalan dengan baik. Dia menyerahkan sepenuhnya perkara tersebut pada pihak penegak hukum dan tidak akan melakukan intervensi.

“Kita tim kuasa hukum bersama keluarga korban datang ke sini untuk mengawal proses hukum. Kita hanya bisa memberi support kepada kejaksaan dan kepolisian,” kata Roy.

Dia juga mengungkapkan masih banyak pihak yang pantas dicurigai terkait dengan kematian Hilarius. Oleh karena itu, pihaknya sudah membuat Justice For Hilarius yang terdiri dari golongan para advocad.

“Kasus ini menjadi pembelajaran untuk semua pihak. Ini tidak boleh terjadi lagi. Hukum ditegakkan, rasa keadilan terpenuhi,” katanya.

Sampai saat ini belum ada tanggapan resmi dari pihak Kejaksaan Negeri Kota Bogor mengenai pelimpahan kasus itu.

Dua Pemandu Lagu Tertembak Peluru Polisi Mabuk

 

 

Zombiedefense.org – Seorang pemandu lagu (PL) di suatu tempat hiburan karaoke di Garut bernama Devia mengalami luka tembak pada paha sebelah kirinya. Dan temannya Sifa yang juga merupakan pemandu lagu terkena serpihan proyektil.

Peluru yang tidak sengaja ditembakkan dari pistol milik salah satu anggota Polsek Pakenjeng di Garut, Senin (2/10/2017) malam. Mereka diduga tengah mabuk kemudian setelah peluru mengenai para pemandu lagu etrsebut dilarikan ke Rumah Sakit untuk memperoleh perawatan.

Devia mengungkapkan peluru yang menyasar padanya berasal dari ruangan yang berbeda. Dia juga tidak mengenal dua anggota polisi tersebut, dan tiba-tiba peluru menancap pada pahanya yang sebelumnya menembus dinding gypsum.

“Kena paha saya (pelurunya),” ungkap Devia di UGD RSUD dr Slamet.

Kapolres Garut AKBP Novri Turangga belum bisa memberi penjelasan mengenai hal tersebut. Dia hanya mengungkapkan kasus tersebut telah dalam pemeriksaan Provost Polres Garut.

“Ditangani Provost Polres,” ungkapnya.

Kasi Propam Polres Garut Iptu Amat Rahmat mengungkapkan pihaknya masih mencari informasi mengenai kaus tersebut. Dan dua oknum polisi tersebut telah diamankan beserta barang bukti.

“Kalau korban masih dirawat. Untuk anggota sudah diamankan dan akan diperiksa,” tutur Rahmat.

Dua anggota polisi yang menembakkan peluru yaitu Aiptu S dan juga temannya Brigadir K. Dan sampai sekarang kedua polisi tersebut telah diamankan di ruang tahanan Propam Polres Garut.

Jonru Ginting Ditahan Polda Metro Jaya Terkait Kasus Ujaran Kebencian

 

 

Zombiedefense.org – Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menahan seorang penggiat media sosial bernama Jonru Ginting. Penahanan tersebut dilakukan karena Jonru telah ditetapkan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian di media sosial.

“Ya, begitu, betul (ditahan),” ungkap kuasa hukum Jonru, Djuju Purwanto di Jakarta.

Djuju mengungkapkan penahanan yang dilakukan pada Jonru setelah dia diperiksa oleh penyidik. Setelah pemeriksaan, Jonru kemudian statsya ditingkatkan sebagai tersangka dan diamankan di Mapolda Metro Jaya.

“Pemeriksaannya dari sore kemarin itu sampai lewat tengah malam. Sekitar jam 2 atau setengah 3 dini hari,” tuturnya.

Djuju menganggap penahan terhadap kliennya itu terlalu dipaksakan. Karena, penyidik dinilai terlalu terburu-buru meningkatkan status Jonru sebagai tersangka setelah pemeriksaannya sebagai saksi terlapor.

“Terlalu subjektif, karena hanya gara-gara sangkaannya Pasal 28 ayat 2 UU ITE, ancamannya kan di atas 5 tahun. Kalau sudah seperti itu selalu penyidik jadi memiliki keputusan yang sangat represif, luar biasa dan subjektif,” kata Djuju.

Jonru Ginting pernah mangkir penggilan Polda Metro Jaya pada Senin, 25 September 2017 terkait postingannya yang dinilai sebagai ujaran kebencian. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengungkapkan surat panggilan tersebut sudah dikirimkan pada Minggu, 24 September.

Jonru Ginting dilaporkan oleh seorang pengacara bernama Muannas Alaidid terkait dengan postingannya. Kuasa hukum Muannas, Ridwan Syaidi Tarigan mengungkapkan laporan tersebut dilakukan karena akun tersebut sudah menyebarkan konten yang berbau fitnah pada kliennya.

“Pada intinya fitnah mengatakan klien kita ini anak pimpinan PKI, ini fitnah besar, ujaran kebencian,” ungkap Ridwan.

Mobil Jaguar Rp 1,1 Miliar Milik Sanusi Tidak Laku Terjual

 

 

Zombiedefense.org – Sejumlah 22 unit barang sitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lau terjual pada pelelangan yang diadakan oleh Ditjen Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan di JCC Senayan Jakarta, pada Jumat (22/9/2017).

Dari jumlah total barang sitaan yang dilelang, ada satu kendaraan mewah milik salah satu koruptor yang belum laku pada acara lelang tersebut. Mobil tersebut yaitu Jaguar tipe XJL 3.0 VG AT punya terpidana kasus suap proyek reklamasi, Sanusi. Mobil tersebut dipatok harga mulai Rp 1,1 miliar tanpa BPKB.

Salah satu peserta lelang yaitu Muhammad Jufri mengatakan mulanya dia ingin membeli mobil jaguar tersebut. Tetapi, dia menganggap harga yang dipatok oleh DJKN Kemenkeu terlalu mahal untuk mobil tanpa BPKB.

“Saya ingin Jaguar, tapi harganya terlalu tinggi. Karena kondisi barang juga BPKB tidak ada,” ungkap Jufri di JCC Senayan Jakarta.

Tetapi, Jufri tidak merasa berkecil hati karena dia berhasil membawa pulang mobil Volkswagen Battle tipe 1.2 keluaran 2012 yang diraihnya dengan harga Rp. 396 juta.

Mobil tersebut milik Heru Laksono yang merupakan terpidana kasus suap PT Nindya Karya. “Saya sangat senang karena barangnya murah dan tidak ada masalah. Selain itu, ini juga barang milik negara,” ungkap Jufri.

Tidak hanya mobil, KPK juga melelang satu paket handphone yang terdiri atas enam unit yang berhasil dijual senilai Rp 5,5 juta, motor Kawasaki dengan harga Rp 32 juta serta satu paket tas bermerek Chanel milik Damayanti yang merupakan terpidana kasus suap PUPR senilai Rp 22 juta.

Kisah Jokowi Terkait Fotonya Bersama Raisa Yang Tranding Topic

 

 

Zombiedefense.org – Presiden Joko Widodo atau Jokowi memperingatkan peranan media sosial sekarang ini sangat berpengaruh, terlebih bagi para anak muda. Dia masih mengingat saat foto dirinya bersama dengan penyanyi cantik Raisa di Istana Negara yang sempat viral dan menjadi tranding topic di media sosial.

Ketika itu, Jokowi meminta para seniman untuk hadir pada Peringatan Hari Musik Nasional pada 9 Maret 2017 lalu. Banyak artis yang hadir pada acara tersebut, dan salah satunya penyanyi berbakat Raisa Andriana.

Raisa juga yang menjadi salah satu penyanyi yang tampil ke depan untuk menjawab tantangan dari Presiden Jokowi. Dan kali ini, Raisa diminta untuk menyanyikan sebuah lagu.

“Saya di sini, di sampingnya Raisa. Dia memandang saya. Jangan dibalik ya. Itu pun menjadi trending di dunia maya,” ucap Jokowi ketika membuka acara Economic Talkshow: “Ekonomi Baru Di Era Digital” dan Pembukaan Indonesia Business & Development Expo di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (20/9/2017).

Pada waktu itu, Jokowi memang berada di podium sedangkan Raisa berdiri disamping Presiden jokowi. pada sebuah foti, terlihat Jokowi tengah memandang raisa yang sedang menjawab pertanyaan darinya.

Kemudian, Raisa memilih lagu Indonesia Pusaka untuk dinyanyikannya. Karena sudah maju menjawab pertanyaan dari Presiden Jokowi serta menyanyikan lagu maka Jokowi membarinya hadiah sepeda.

“Mungkin lebih trending lagi kalau saya memandang dia, itu jadi merepotkan,” ungkap Presiden Jokowi.

Teleskop Hubble Milik NASA Amati Exoplanet Mirip Yupiter

 

 

 

Zombiedefense.org – Teleskop Hubble kepunyaan NASA yang mengamati planet di luar tata surya yaitu exoplanet, teleskop menemukan sebuah planet yang memiliki permukaan seperti aspal. Karena permukaan tersebut hampir tidak memantulkan cahaya.

Exoplanet tersebut WASP-12b yang disebut sebagai ‘Yupiter-panas’, karena ukurannya yang besar yang tersusun dari gas dan mengelilingi sangat dekat dengan bintang induknya yang memiliki suhu yang panas.

Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan Astrophysical Journal Letters , planet tersebut dapat mengambil cahaya dan menjebak setidaknya 94 sinar yang jatuh di atmosfernya.

“Kami tak mengira akan menemukan exoplanet gelap seperti itu,” kata pemimpin peneliti, Taylor Bell di McGill University dan Institute for Research on Exoplanets di Montreal, Quebec, Kanada.

“Sebagian besar Yupiter-panas merefleksikan sekitar 40 persen cahaya,” ungkap Taylor Bell.

Dilansir dari The Indian Express, WASP-12b berjarak 3,2 juta kilometer dari bintang induknya dan mengakhiri orbitnya satu kali setiap harinya. Dia mengorbit bintang seperti matahari yang berjarak 1.400 tahun cahaya di konstelasi Auriga.

Oleh karena itu, awan tidak dapat dibentuk untuk memantulkan cahaya ke angkasa. Dan sebagai penggantinya, cahaya masuk melalui atmsfer planet dimana akan diserap oleh atom hidrogen dan diubah menjadi energi panas.

Tetapi pada malam hari, keadaan exoplanet justru sangat berbeda dengan pada siangnya. Pada malam hari exoplanet berada pada suhu 1.093 derajat Celcius lebih dingin dari pada siang harinya. Pada situasi tersebut, uap air serta awan kemungkinan akan terbentuk.

Gubernur DKI Jakarta Djarot Ultimatum Penutupan Diamond Karaoke

 

Zombiedefense.org – Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengecam akan menutup Diamond Karaoke & Lounge yang terletak di Taman Sari, Jakarta Barat. Tindakan tersebut akan dilakukan bila tempat tersebut terbukti ‘bandel’ mendistribusikan narkoba.

Ancaman Djarot diucapkan setelah peringkusan politikus partai Golkar Indra J Piliang. Dia didapati memakai narkoba di Diamond Karaoke & Lounge, Rabu 13 September 2017.

“Kalau sudah terbukti dua kali bandel, maka perkiraan kami kan pasti pengelola tahu dan melakukan pembiaran. Kalau seperti itu kan ditutup,” kata Djarot di Balai Kota Jakarta.

Djarot mengatakan penutupan akan bersifat permanen. Hal tersebut berarti tempat karaoke tidak diperbolehkan untuk beroperasi kembali. Menurutnya, hal ini sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub).

“Itu isi dari pergubnya. Jadi konsisten tutup. Ini seiring dengan kita berkomitmen untuk perang melawan narkoba,” jelasnya.

Hal yang sama juga pernah dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta sebelumnnya Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok yang beberapa waktu lalu menutup Diskotek Stadium. Dan mengenai sanksi terhadap pemilik tempat karaoke, Djarot menyerahkannya pada pihak polisi.

“Kalau itu urusannya kepolisian. Kalau untuk masaah perizinan adalah ranah Pemprov (Pemerintah Provinsi). Sedangkan tindakan penyalahgunaan psikotropika itu kewenangan kepolisian dan BNNP. Jadi ada kewenangan sendiri,” jelas Djarot.

Pelaku Pembunuhan Pasutri Asal Tanah Abang Tertembak Mati Polisi

 

 

Zombiedefense.org – Polisi telah menangkap tiga pelaku yang melakukan pembunuhan terhadap pasangan suami-istri bos garmen asal Tanah Abang, Husni Zarkasih (58) dan Zakiyah Masrur (53). Ketiga pelaku tersebut yaitu AZ, EK, dan SU yang diringkus di kawasan Grobogan, Jawa Tengah, pada hari Rabu (13/09/2017) pagi tadi.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta mengungkapkan salah satu pelaku berinisial AZ yang merupakan sopir korban kemudian tertembak mati karena melakukan perlawanan ketika penangkapan.

“Iya betul (satu pelaku berinisial AZ tewas ditembak),” ungkap Nico Afinta.

Sebelumnya, warga dan kepolisian menjumpai mayat laki-laki dan perempuan di Klawing, Panumbangan, Bobotsari, Purbalingga, Jawa Tengah, pada hari Senin kemarin. Pada jasad tersebut terdapat kartu identitas korban yang dalam kondisi terikat dan dibungkus selimut.

Kedua mayat tersebut diketahui merupakan warga Jalan Pengairan, Benhil, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Setelah melakukan penyidikan, beberapa barang berharga milik korban hilang dan polisi juga menemukan bercak darah.

Diduga kuat kedua korban yang merupakan seorang pengusaha garmen tersebut tewas di bunuh oleh perampok. Kemudian mayatnya dibuang ke sebuah sungai di kawasan Purbalingga, Jawa Tengah.

4 Calon Penumpang Sriwijaya Air Tertangkap Membawa Shabu 2 Kg

 

 

Zombiedefense.org – Sebanyak empat calon penumpang Sriwijaya Air dengan nomoe penerbangan SJ-0015 tujuan Kualanamu-Soekarno Hatta diciduk Petugas Keamanan (Avsec) Bandara Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara. Pencidukan tersebut terjadi pada hari Jumat 8 September 2017 sekitar pukul 21:50 WIB.

Empat laki-laki dari Kalimantan itu diringkus karena didapati membawa narkoba jenis shabu dengan berat sekitar 2kg ketika melalui pos pemeriksaan bandara. Para pelaku menyimpan shabu tersebut dengan menempelkan bungkusan shabu pada tubuh mereka.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting menyebutkan empat pelaku tersebut yaitu ANA (25), asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan; ARY (22), asal Berabai, Kalsel; VF (19), asal Teluk Betung Barat, Kalimantan Timur; serta EHR (22), asalHulu Sungai Tengah, Kalsel.

“Mereka kita tangkap dari Lantai 2 SCP Sentralisasi Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang. Selain tersangka dan barangbukti sabu, kita juga mengamankan 7 handphone, 4 lembar boarding pass, uang tunai sebesar Rp1,24 juta, serta satu buku berisi catatan pengeluaran selama perjalanan,” jelasnya.

Rina mengatakan para pelaku sampai di Sumatera Utara pada 7 September 2017 menumpangi pesawat Citilink dengan tujuan ke Bandara Kualanamu. Mereka kemudian menginap disebuah hotel di Jalan Sultan Serdang sebelum mengambil barang haram tersebut dari rekannya di kawasan Batangkuis Deliserdang.

Setelah mendapat shabu tersebut, mereka berencana untuk pulang dan kembali menggunakan pesawat tetapi sebelum keberangkatan, empat pelaku ini diciduk dan kemudian dibawa ke Kantor Secbuild Bandara Kualanamu.

“Sekitar pukul 00.30 WIB tadi pihak PT Angkasa Pura II menyerahkan pelaku berikut BB (barang bukti) ke Satuan Narkoba Polres Deliserdang. Sekarang kita masih lidik,” katanya.

Anggota DPRD Menjadi Tersangka Pemaakaran 7 Gedung SD di Palangka Raya

 

 

Zombiedefense.org – Posisi Yansen Binti yang menjadi tersangka pembakaran tujuh gedung SD di Palangka Raya, Kalimantan Tengah dijelaskan oleh Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Humas Polri Kombes Martinus Sitompul. Yansen merupakan salah satu anggota DPRD itu disebut-sebut sebagai pengulur dana pada aksi pembakaran tersebut.

“YB sendiri merupakan anggota DPRD Kalimantan Tengah yang berperan dalam kasus ini memberi dana dan menyuruh beberapa tersangka untuk melakukan pembakaran,” ungkap Martinus di Jakarta.

Martinus juga mengatakan tindakan tersebut dilakukan supaya mendapatkan perhatian dari Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengenai adanya proyek. Tetapi, polisi belum dapat menerangkan lebih jauh apa motif tersangka YB melakukan pembakaran tersebut.

“Tentang peran tersangka sendiri kenapa lebih jauh ingin mendapat perhatian dari gubernur kita akan dalami, apakah ada soal-soal lain yang perlu diselesaikan di antara mereka atau apakah ada motif-motif lain,” kata Martinus.

Tindakan tersebut, Martinus menegaskan merupakan tindakan kriminal. Dan tersangka YB akan dijerat pasal 187 KUHP dengan ancaman lebih dari lima tahun.

Polisi sebelumnya mengukuhkan YB sebagai tersangka kasus pembakaran 7 sekolah dasar di Palangka Raya. Yansen Binti diperiksa sampai tengah malam di Direktorat Reserse dan Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalteng, pada Senin 4 September 2017. Dan ditetapkannya YB sebagai tersangka, maka jumlah seluruh pelaku pembakaran tersebut sudah sembilan orang.

“Setelah adanya kesesuaian antara saksi satu dengan saksi lainya maka kita tetapkan status YB menjadi tersangka,” ungkapnya.