Tol Jakarta arah Tangerang Tergangu Karena Sebuah Truk Terguling

Zombiedefense.org – Kemacetan mendadak karena kecelakaan memanglah bukan suatu kejadian yang bisa kita perkirakan atau prediksi. Kini sebuah kecelakaan yang mengakibatkan tergangunya arus lalulintas terjadi di jalan yang mengarah ke Tomang menuju Tangerang.

Dari data yang dihimpun oleh call center Jasa Marga, kecelakaan yang menyebabkan macetnya Tol Jakarta arah Tangerang dikarenakan ada sebuah truk pengangkut motor yang terguling.

“Untuk info kecelakaan ini dari arah Tomang menuju Tangerang,” kata petugas call center Jasa Marga, Vika, Kamis (18/1/2018), pukul 07.00 WIB.

Menurut informasi lanjutan, kecelakaan truk pengangkut motor yang terguling terjadi tepat di KM 3 ruas Tol Tomang. Dan untuk para korban saat ini masih mencoba untuk dilakukan evakuasi.

“Ini masih dalam penanganan,” imbuhnya call center Jasa Marga tersebut.

Vika juga menambahkan informasi jika untuk melakukan evakuasi kepada truk dan korban para petugas yang berada di tempat kejadian harus menggunakan sejumlah bantuan alat berat.

“Masih dalam penanganan dengan alat berat,” lanjut Vika.

Akibat yang ditimbulkan dari kecelakaan itu adalah membuat padatnya situasi lalu lintas di kedua arah.

“Dari Tomang sampai titik lokasi padat, arah sebaliknya juga padat. Untuk arah sebaliknya, sudah macet dari Gerbang Tol Karang tengah atau sekitara km 13 hingga TKP. Ruas sebaliknya macet akibat imbas pengguna jalan memperlambat laju kendaraan untul melihat kecelakaan,” terang Vika.

Jokowi Soroti Kejadian Luar Biasa (KLB) di Kabupaten Asmat

Zombiedefense.org –  Presiden ke-7 Indonesia yang mulai menjabat sejak 20 Oktober 2014, Joko Widodo memberikan perhatian lebih kepada kejadian luar biasa (KLB) di Kabupaten Asmat, yaitu tragedi gizi buruk. Bahkan Jokowi telah memerintahkan tim khusus untuk diberangkatkan ke Kabupaten Asmat, Provinsi Papua.

“Sudah September masuk ke sana, ” tegasnya Jokowi usai menyaksikan pertandingan sepakbola Indonesia melawan Islandia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Kendati demikian, Jokowi juga mengatakan jika jalur untuk bisa ke lokasi terjadinya busung lapar terkenal sulit. Hal ini dia katakan ketika sedang bersama dengan Menteri Kesehatan Nila Moeloek.

“Tapi sekali lagi memang sudah kirim makanan tambahan, tapi memang medan ke sana sangat-sangat sulit,” ucap Jokowi.

Bahkan Jokowi juga memberi gambaran bagaimana sulitnya akses ke Asmat dengan akses ke Kabupaten Nduga, Provinsi Papua. Yang dikatakan memakan waktu berhari-hari untuk mencapai daerah Nduga.

Kini pihak Menteri Kesehatan akan segera mengirim lagi tim ke Asmat. Pemerintah Daerah setempat juga akan memberikan upaya terbaik mengatasi masalah ini.

“Ini tim dari Menkes sudah mau kirim lagi dan Pemda juga ada rumah sakit. Saya kira penanganannya yang terbaik, ada di daerah dan untuk memantau dan melihat apa yang dirasakan. Menteri sudah saya perintahkan ada hal-hal yang seperti itu,” tutur Jokowi.

Menurut informasi sudah ada 24 anak meninggal akibat kejadian luar biasa (KLB) campak disertai gizi buruk di Asmat dalam empat bulan terakhir. Jumlah masih terus didata oleh Pemerintah Kabupaten Asmat dan kemungkinan bisa bertambah. 12 Balita tengah dirawat di Rumah Sakit Agats, badannya kurus dan kesehatannya labil.

Korban meninggal dunia berasal dari Kampung Kapi sebanyak delapan orang, dari Kampung As dan Kampung Atat ada 15 orang anak. Satu anak meninggal di Rumah Sakit Agats karena terlambat mendapat penanganan medis.

Bencana Puting Beliung Porah-Porandakan 20 Rumah di Situbondo

Zombiedefense.org – Bencana puting beliung kembali terjadi, kali ini bencana ini telah menghancurkan 20 unit rumah dan banguna di Situbondo. Jika dilihat dari dampak puting beliung ini merupakan cukup parah. selain dari banyak bangunan yang hancur ada juga yang rusak berat, rusak sedang, hingga rusak ringan.

“Data terakhir yang kami terima, ada 20 rumah dan bangunan yang rusak terdampak puting beliung kemarin siang. Rinciannya, 1 rusak total, 7 rusak berat, 7 rusak sedang, dan 5 rusak ringan,” tutur Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Situbondo, Gatot Trikorawan.

Dari informasi yang dihimpun oleh BPBD Situbondo, ada tiga dusun yang mengalami kerusakan paling parah yaitu Desa Pesanggrahan, Kecamatan Jangkar. Dan yang paling banyak rumah ambruk ada di Dusun Geddang ada 13 rumah hancur bahkan ada gudang milik warga setempat ambruk.

Selain dari rumah ada juga sebuah kendaraan jenis truk yang ikut hancur, truk berplat DK 9458 YH milik warga setempat ringsek. Karena truk yang sedang diparkir itu tertimpa reruntuhan material gudang yang ambrol.

Sebuah warung dan konter HP di Dusun Geddang juga ikut hancur tertimpa pohon tumbang. Selain di Dusun Geddang, puting beliung juga memporah-porandakan 4 rumah di Dusun Accem dan 3 rumah di Dusun Banwaju, Desa Pesanggerahan, Kecamatan Jangkar.

“Alhamdulillah, sejauh ini tidak ada laporan korban luka maupun korban jiwa dalam musibah bencana puting beliung ini,” jelas Gatot.

Menanggapi bencana puting beliung yang terjadi di Situbondo, BPBD Situbondo akan berusaha memberikan bantuan terhadap para korban.

“Setidaknya bantuan logistik. Karena bagaimana pun kerusakan rumah itu akan mengganggu aktivitas para korban, termasuk dari sisi ekonominya,” tegas Gatot Trikorawan.

Pihak Keluarga Menuntut M Taufik Dihukum Sepadan

Zombiedefense.org – Kasus pembunuhan anak kembali terjadi, kini kasus itu terjadi di Cirebon dengan pelaku seorang ayah yang tega membunuh anaknya sendiri yang masih balita.

Menurut informasi yang dihimpun dari kepolisian pelaku bernama M Taufik dengan tega membunuh bayinya Kaisar Alfikar menggunakan racun. Kini jenazah Kaisar Alfikar sudah di bawa ke rumah duka di Desa Kompa, Sukabumi. Mendengar kabar ini pihak keluarga sangat dikejutkan, terlebih kakek dari bayi Kaisar Alfikar.

“Dia tega membunuh Kaisar dengan cara yang sadis, kami meminta kepada polisi agar dia dihukum seberat-beratnya. Kami sudah tidak sudi lagi melihat wajahnya,” tutur kakek korban Iwan (45), di rumah duka, Kampung Cijambe RT 12 RW 04, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (7/1/2018) malam.

Kaisar Alfikar yangt diketahui hidup bersama kakek dan neneknya, tiba-tiba dibawa oleh ayahnya ke Cirebon pada Kamis (4/1). Itu merupakan hari dimana Iwan terakhir kali melihat wajah cucunya.

“Saya nggak tahu kenapa dia tega berbuat seperti itu, keluarga di sini tahunya dari televisi. Makanya saya langsung ke Cirebon buat membawa jasad cucu saya,” kata Iwan.

Dari informasi kepolisian, Taufik membubuh Kaisar dengan cara memberikan racun tikus didalam susu. Sebelum kejadian ini terjadi ternyata Taufik pernah mengatakan akanj membunuh anaknya jika tidak mendapat uang dari istrinya.

“Taufik minta uang ke istrinya dan mengancam jika tidak diberikan akan membunuh anaknya,” ungkap Kasatreskrim Polres Cirebon, AKP Reza Arifian ketika dihubungi detikcom melalui telepon selularnya Sabtu (6/1).

Menyusul kejadian ini, polisi melakukan olah tkp dan menemukan barang yang digunakan pelaku seperti botol susu, botol kemasan air meniral, dua bungkus racun tikus, sebungkus susu bayi, satu mangkok dan garpu.

Menanggapi Pernyataan ‘hoax membangun’, Nukman Luthfie: Tidak Ada Hal Seperti Itu

Zombiedefense.org – Kepala Badan Siber dan Sandi Negara Djoko Setiadi baru-baru ini melontarkan sebuah kalimat yang tidak biasa yaitu ‘hoax membangun’. Mengetahui pernyataan itu Nukman Luthfie selaku pengamat media sosial menaruh perhatian penuh dengan pernyataan itu. Menurut Nukman Luthfie tidak ada hoax yang membangun dan bisa dibilang bermanfaat.

“Ya mana ada hoax positif, nggak ada hoax positif. Hoax itu berita bohong, informasi palsu. Nggak ada positif-positifnya,” tutur Nukman pada Rabu (3/1/2018).

Menanggapi pernyataan dari Djoko Setiadi ini, Nukman menilai Djoko hanya patah lidah atau salah bicara saja. Djoko yang dulu menjabat sebagai Kepala Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) tentu tidak banyak bicara didepan publik dan hal ini membuatnya gugup.

“Dia bukan pejabat yang biasa ngomong di publik. Kan sebelumnya dia jabat Kepala Sandi Negara kan? Nggak pernah ketemu media. Orang nggak pernah dikerubutin (dikelilingi) media tiba-tiba dikerubutin, ya gugup lah,” ucapnya.

Untuk mengatasi salah pernyataan ini, Nukman meminta Djoko untuk segera membenarkannya agar tidak disalah kaprahkan oleh para masyarakat yang telah mengetahui pernyataan tersebut.

“Ya pasti (masyarakat akan) menyalah-artikan, makanya perlu di klarifikasi,” pungkas Nukman.

Menyusul saran yang diberikan oleh Nukman, Djoko Setiadi melontarkan permintaan maafnya untuk pernyataan yang salah tersebut. Sebelum pembenaran dari Djoko ungkapan #hoaxmembangun sempat menjadi top viral di media sosial Twiter.

“Kalau itu dianggap suatu kesalahan, ya saya meminta maaf. Tapi niat saya nggak begitu sebenarnya,” tutur Djoko Rabu (3/1) tadi malam.

Membenarkan pernyataannya itu, Djoko juga mengatakan jika hoax yang bersifat membangun itu tidak ada.

“Sebenarnya tidak ada. Sudah pasti hoax itu bohong dan palsu, menyesatkan,” kata dia.

Kronologis Djoko membuat pernyataan ini adalah pada saat dirinya diwawancarai oleh wartawan untuk peresmian dirinya menjadi Kepala BSSN di Istana Negara, dirinya tidak sengaja melontarkan kalimat yang sempat trending ini.

Saat itu Djoko diberi pertanyaan oleh wartawan mengenai apakah pihak BSSN nantinya bisa berpengaruh untuk menghalangi penyebaran hoax. Dan berikut jawaban kontrofesial dari Djoko.

“Sangat berpengaruh. Tentunya hoax ini akan kita lihat, memang hoax ada positif dan negatif. Saya juga mengimbau pada kawan-kawan, putra-putri bangsa ini, mari sebenarnya kalau hoax itu hoax membangun kita silakan saja, tapi jangan terlalu memproteslah, menjelek-jelekanlah, ujaran-ujaran tak pantas, saya rasa bisa pelan-pelan dikurangi”.

Akibat Arus Pendek Listrik, 102 WNI Jadi Korban Kebakaran Di Malaysia

Zombiedefense.org – Pada Sabtu (29/12) kemarin terjadi musibah kebakaran di kawasan Kampung Baru, Kuala Lumpur, Malaysia, dalam musibah tersebut ternyata ada korban dari Indonesia, tercatat ada 102 WNI menjadi korban atas kebakaran tersebut.

Melalui akun Twitter dari Kementerian Luar Negeri Indonesia pada Sabtu (30/12/2017) sekitar pukul 07.20, laporan bencana kebakaran itu diedarkan ke Indonesia. Tercatat ada empat informasi dalam postingan twiter mereka.

“Telah terjadi kebakaran besar di Kampung Baru, Kuala Lumpur, Malaysia (29/12) yang diduga akibat arus pendek. Diperoleh informasi awal bahwa 102 WNI dari 13 keluarga menjadi korban,” ucap Kemlu.

Kebakaran yantg melibatkan 102 WNI ini tidak menimbulkan adanya WNI yang meninggal dunia.

“Sejauh ini tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut,” tambahnya Kemlu RI.

Menanggapi musibah kebakaran ini pihak Malaysia telah melakukan tindakan penanganan, Kemlu RI menambahkan bahwa para korban kebakaran kini penghuni Gedung Serbaguna Kampung Baru untuk sementara waktu.

Kemlu RI juga menginformasikan bahwa para korban telah menerima bantuan berupa penyedian makanan dari KBRI Kuala Lumpur.

“KBRI Kuala Lumpur beri dukungan dan bantuan keperluan darurat, dukungan logistik lainnya serta penerbitan SPLP dan paspor pengganti bagi yang kehilangan akibat kebakaran tersebut,” jelasnya Kemlu RI.

Kebakaran tersebut terjadi pada Jumat (29/12) sekitar pukul 09.39, dan Dinas Pemadam Kebakaran setempat pun langsung mengambil langkah penanganan terhadap musibah kebakaran itu. Dan untuk apa yang menjadi penyebab terjadinya kebakaran masih diselidiki lebih lanjut.

“Api berada di bawah kontrol pukul 10.12 dan api bisa dipadamkan sekitar pukul 11.14,” tutur salah seorang petugas.

Dituduh Jadi Penyebab Kebakaran, Ibu Ini Stres

Zombiedefense.org – Kampung Gudang, Bogor Tengah, Kota Bogor harus mengalami musimbah kebakaran pada Senin 25 Desember 2017 siang. Tempat-tempat pengungsian darurat pun sudah didirikan di SD Empang. Namun, ada satu warga yang tidak mau menempati post pengungsian tersebut, Tuti Herawati seorang ibu korban kebakaran di Kampung Gudang.

Mngetahui hal tersebut, Saepudin Gayo selaku Kapolsek Bogor Tengah mengungkapkan bahwa ketidak inginan Tuti untuk mengungsi karena dia tidak kuat dihujat tetangganya sebagai penyebab bencana kebakaran itu, Tuti diduga depresi.

“Dia di-bully habis-habisan sama warga. ‘Gara-gara kamu nih, semua jadi begini’,” ucap Gayo meniru ucapan warga, Selasa (26/12/2017). Karena tekakan tersebut Tuti hampir dirawat di RSUD Kota Bogor.

Dalam kebakaran tersebut setidaknya 40-an rumah warga habis dilalap si jago merah. Kebakaran sendiri terjadi pada siang hari bertepatan dengan Natal.

Hingga sekarang belum bisa ditentukan apa yang menjadi dalang dari kebakaran tersebut. Namun, pihak identifikasi Polresta Bogor Kota terus melakukan identifikasi di TKP.

Untuk saat ini, penyebab kebakaran masih dituduhkan kepada Tuti yang diketahui lupa mematikan setrika. Karenanya rumah Tuti terbakar dan terus menjalar ke rumah yang lainnya.

“Tapi kita tunggu hasil penyelidikannya nanti,” ucap Gayo.

Gayo mengatakan pihaknya telah memiliki empat saksi mengenai kebakaran tersebut.

Jika terbukti asal muasal api karena kecerobohan Tuti, maka dirinya bisa dikenai hukum dan undang-undang yang berlaku, hal ini ditegaskan oleh Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol, Choirudin.

“Bisa. Ini sedang kami diselidiki. Kita lihat hasilnya nanti, ya,” ucap Chorudin.

Api menyebar dengan cepat dan melahap puluhan rumah warga, menurut keterangan warga api berasal dari lantai satu rumah Tuti Herawati.

“Banyak yang bilang pemilik lupa mencabut kabel setrikaan,” kata Edi Supriadi warga setempat.

Memberi Efek Jera, Polisi Masukan Pelajar Nakal Ke Pesantren

Zombiedefense.org – Polres Metro Jakarta Selatan mempunyai cara unik untuk memberi pelajaran kepada para pelajar yang suka tawuran. Dengan memfokuskan upaya penangulangan dan pencegahan, polisi mencoba memasukan para pelajar nakal ke pesantren kilat.

“Kegiatan pesantren kilat ini bertujuan sebagai pembinaan kepada remaja-remaja, khususnya pelajar yang sering melakukan tawuran agar mereka perilakunya lebih baik dan terhindar dari kenakalan remaja,” ucap Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto dalam keterangannya.

Pesantren kilat ini diharapkan dapat memberikan kesadaran kepada pelajar nakal, pihak polisi juga berharap para pelajar mempu membangun iman yang tinggi serta ketakwaan dan akhlak yang baik khususnya untuk yang beragama islam. Rencananya pesantren kilat akan diadakan selama tiga hari di Masjid Nur Abu Wizar Mapolres Jakarta Selatan.

“Jadi, anak-anak yang ditangkap karena masalah kenakalan remaja misalnya hendak melakukan tawuran, sebelum dikembalikan ke orang tua kita berikan pesantren kilat selama tiga hari terlebih dahulu,” tambah Mardiaz.

Dalam pesantren kilat para pelajar diajarkan untuk bisa membaca Al-Quran, dipandu cara sholat serta zikir. Tidak luput juga pelajar nakal ini mendapat pencerahan dari fatwa yang dilakukan oleh dai undangan polisi.

“Ada juga di dalamnya penyampaian pesan-pesan dari kepolisian menyangkut masalah kenakalan remaja seperti tawuran, bahaya narkoba dan lain-lain,” lanjut Mardiaz.

Polres Metro Jakarta Selatan dan jajaran Polsek juga mengungkapkan niatnya untuk melakukan kegiatan pesantren kilat secara teratur. Seperti yang dijalankan oleh 40 pelajar yang terkena razia ketika hendak melakukan tawuran, serta ketahuan membawa senjata tajam.

Bukan Orang, Tapi Helm Dan Batu Ramai Antri e-KTP

Zombiedefense.org – Ada kejadian aneh di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Cirebon sejak dua minggu belakangan. Halaman Kantor Dinas dipenuhi oleh antrian yang tidak wajar seperti helm, sandal, botol minuman, bahkan batu bata.

Suyatno, selaku Kabid Pendaftaran Penduduk mengungkapkan bahwa kejadian aneh ini terjadi karena sebelumnya para masyarakat selalu berebut antrian. Sehingga muncul ide kreatif untuk menggunakan helm, sandal, jas hujan, dan lainnya untuk menggantikan antrean pelayanan Elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP).

Diakui Suyatno, ide masyarakat ini cukup membantu pada saat memberikan nomer antrean kepada masyarakat. “Kita bagikan nomor antreannya sekitar pukul 06.30 WIB. Tapi, warga sudah mengantre pakai helm, sandal, dan lainnya. Mungkin capek kalau berdiri terus, soalnya kan mereka datang dari pukul 03.00 WIB,” ucap Suyatno saat ditemui di kantor Disdukcapil Kabupaten Cirebon, Rabu (20/12/2017).

Suyatno juga menambahkan bahwa Disdukcapil membatasi pelayanan karena melihat jumlah dan kemampuan dari jaringan dan mesin cetak yang ada. Disdukcapil Kabupaten Cirebon setiap harinya selalu membagikan 250 nomer antrean.

“Kita punya empat mesin cetak, kalau dipaksakan malah tidak tertib. Makanya kami hanya membagi 250 nomor antrean,” ucapnya.

Suyatno juga mengatakan bahwa penyelerasan antara dinas dan kecamatan diperlukan agar masyarakat tidak bolak-balik untuk mengantri. Mengenai berapa banyak orang yang telah ditolak untuk pelayanan, Suyatno tidak menjawabnya dan mengatakan dirinya tidak punya kewajiban itu.

“Yang mendapatkan antrean itu, yang siap cetak. Memang kadang ada yang salah paham, di kecamatan kan ada operatornya. Kalau surat keterangan (suket) sudah enam bulan lebih dan terkomputerisasi itu tandanya bisa langsung cetak,” ucapnya.

Karena terbatasnya nomer antrean yang dibagikan, menurut informasi antrean helm, sandal, jas hujan, batu bata, dan botol minuman itu dimulai sekitar pukul 02.00 WIB.

Bahkan salah seorang warga mengakui bahwa dirinya datang jam 02.00 WIB. Tetapi sempat pulang lagi karena Disdukcapil belum dibuka. “Saya pulang lagi ke rumah. Terus datang lagi ke sini ikut ngantre sekitar pukul 03.00 WIB. Saya dapat antrean nomor enam,” kata Abidzar

Viral: Jalan Di Queensland Dikuasai Ular Sanca

Zombiedefense.org – Ular panjang jenis sanca, mendadak viral setelah mengusai jalanan Queensland dan menghadang dua petugas kepolisian Queensland.

Media Sosial Queensland, mendadak dihebohkan dengan kemunculan foto ular besar yang menghadang petugas kepolisian. Ular sanca panjang tersebut ditemukan pada saat malam hari oleh Kepolisian Queensland (QPS) di sekitar wilayah Wujal Wujal.

Semenjak pihak QPS memosting foto ular tersebut di halaman Facebook miliknya. Sudah bisa menyedot perhatian warganet sebanyak 10.000 dan telah 13.000 kali dishare oleh para warganet. Reaksi para Netizen pun beragam, ada yang takut dan ada yang kagum.

Menanggapi tindakan kepolisian yang tidak ceroboh dalam menghadapi ular besar itu, sebuah sanjungan dikatakan langsung oleh David Walton dari kelompok Cairns Snake Removals.

“Jika mereka memutuskan untuk menyentuhnya atau mengganggu secara fisik, maka Anda membahayakan diri sendiri,” ujar Walton.

“Tentu jika Anda mencoba mengambilnya atau meraihnya atau menyodoknya dengan tongkat yang bisa mereka ayunkan dengan cukup cepat dan jika ia mencengkeram Anda, Anda berada dalam masalah.”

Walton menambahkan, kemungkinan ular tersebut sedang menanti akhir hidupnya. Pasalnya di daerah itu jarang sekali ular besar menampakan wujudnya.

“Saya selalu terkesan saat melihat ular besar seperti itu,” ujar Walton.

“Belakangan ini, kami tak melihat mereka sebesar itu di area seperti ini, karena cukup mudah untuk bermunculan jika mereka sebesar itu.”

“Agar seekor ular cukup beruntung bisa hidup cukup lama untuk mencapai ukuran itu, sungguh cukup langka, karena mereka sering dilindas atau ditangkap atau dibunuh.”

Ular sanca sendri dikatakan bisa mencapai panjang delapan meter, mengetahui hal tersebut tentu dua petugas itu tak bisa mengabaikannya begitu saja.

“Tak ada tanda berhenti yang kami bawa di kendaraan polisi sampai ular sanca ini di posisi bagus dan siap bergerak,” ucap para petugas.

“Tak menyukai kehadiran polisi, ular sanca itu berjalan cepat keluar jalanan sehingga petugas bisa melanjutkan perjalanan mereka.”