Hari Sial Bagi Pelaku Penganiayaan dan Perampasan Yang Berkedok Pengamen

Zombiedefense.org – Sekumpulan warga di Cibadak, Sukabumi berbondong-bondong menghajar seorang pengamen. Bukan tanpa alasan, ternyata identitas pengemen ini adalah seorang pelaku penganiayaan dan perampasan.

Pelaku diperkirakan masih remaja berusia 16 tahun dan identitasnya bernama El. Kejadian sendiri terjadi ketika pelaku menghampiri sang korban yang tengah berteduh di dekat lampu merah Degung, Sukabumi.

“Hujan besar saya neduh, saat itu dia muncul pakai motor boncengan bersama teman-temannya terus nyamperin. Dia ngajak minum-minum, terus mau pinjam motor saya nolak. Dia lalu bekap tangan saya, ngeluarin silet terus nyerang ke arah wajah dan tangan,” ucap Hilda di Mapolsek Cibadak.

Dari korban hanya dompet yang berhasil dibawa lari oleh pelaku yang berkedok pengamen. Namun, sial bagi pelaku di hari berikutnya, Hilda sebagai korban masih hapal dengan wajahnya.

“Saya masih mengenali wajahnya, dia yang menyilet wajah dan tangan saya kemudian merampas dompet berisi uang dan dokumen. Langsung aja saya hardik, dia awalnya enggak ngaku warga lainnya berdatangan dan langsung mukulin,” kata Hilda.

Dengan pengakuan dari Hilda, lantas pelaku langsung ditangkap dan diamankan di polsek Cicurug, diketahui dari informasi Kompol Suhardiman jika pelaku merupakan orang banten.

“Dia mengakui telah merampas dan menganiaya saudari Hilda hingga mengalami luka di pipi dan tangan. Namun karena TKP nya di wilayah hukum Polres Kota Sukabumi pelaku kita bawa ke sana untuk pemeriksaan dan penyelidikan lebih jauh,” kata Suhardiman.

Di hadapan polisi, EI mengaku tidak hanya melakukan perampasan, ia belum lama ini telah melakukan aksi pencurian spesialis rumah dan toko.

“Saya ngambil HP dan Laptop di wilayah Kota Sukabumi, kalau di Cibadak sehari-harinya saya ngamen,” ucap EI menahan sakit akibat pukulan warga.

Leave a Comment

(0 Comments)

Your email address will not be published. Required fields are marked *