Tersangka Pembacokan Jafar Sofyan Akan Dikenakan Pasal 170 KUHP

Zombiedefense.org – Sungguh miris perilaku generasi muda jaman sekarang, tidak hanya dalam pergaulan tetapi dalam mengatasi masalah selalu menggunakan kekerasan. Kini terjadi sebuah kasus di Kota Bekasi, seorang pelajar menjadi korban keganasan teman-temanya sendiri.

Pada Minggu (28/1) pukul 01.26 dini hari menjadi hari yang naas bagi Jafar Sofyan Ali seorang pelajar berusia 16 tahun, dirinya harus meregang nyawa karena ulah tindakan brutal teman-temanya dan sekelompok orang.

Diketahui pada pagi itu, korban tewas dibacok oleh sekelompok pemuda dan aksi kriminal ini terjadi di Jalan Raya Seroja Depan Steam Motor Orange, Bekasi Utara. Dari tubuh korban ditemukan luka bacok sepanjang 4 Cm.

Dari insiden ini, pihak kepolisian telah menetapakan 6 orang sebagai tersangka, dan mereka akan dikenakan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.

“6 orang hasil pemeriksaan kita melakukan pengeroyokan. Mereka kita sangkakan pasal 170 KUHP,” kata Kapolresta Bekasi, Kombes Indarto.

Sebelum ini, kepolisian telah melakukan pemeriksaan kepada 26 saksi. Dan dari 26 orang ini sebagian adalah teman dari korban.

“Dari 26 saksi ini ada yang kenal juga dengan atau teman korban,” Indarto menjelaskan.

Indarto menjelaskan, dari 26 orang ini terbagi dari anak sekolah dan anak yang putus sekolah. Usia rata-rata para saksi ialah 15 tahun sampai 17 tahun.

“Termasuk pelaku yang rata-rata usianya masih anak,” tegas Indarto.

Kombes Indarto juga mengatakan jika dalam kejadian ini, peran orang tua sangat penting dalam memberikan bimbingan moral yang tepat kepada anak-anaknya.

Nelayan Salah Artikan Kebijakan Penggunaan Cantrang Kembali

Zombiedefense.org – Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti secara resmi telah mengizinkan kembali cara penangkapan ikan dengan cantrang di 6 wilayah khusus. Namun, pernyataan dari Susi Pudjiastuti ini malah disalah kaprahkan oleh nelayan dan mulai banyak lagi nelayan yang melakukan penangkapan dengan pukat harimau.

“Sekarang banyak laporan soal pukat harimau,” tutur Kakor Polairud Baharkam Polri, Irjen Muhamad Chairul Noor Alamsyah, di sela-sela acara Rapim Polri 2018 hari ketiga di Audotorium STIK/PTIK, Jl Tritayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Pernyataan dari Susi Pudjiastuti dengan memberi izin kembali penggunaan cantrang, menyusul demo yang dilakukan para nelayan di depan Istana Merdeka yang menuntut izin kembali untuk cantrang.

Tidak semata-mata memberi izin, Susi dan jajarannya akan terus melakukan pengajaran kepada nelayan bahwa masih ada penangkapan ikan dengan cara lain yang dapat menjaga ekosistem kelautan.

“Untuk cantrang kami memutuskan untuk memperpanjang sampai pengalihan selesai dan kami akan membentuk tim khusus untuk memastikan pengalihan yang besar itu bisa selesai dalam jangka secepatnya,” jelasnya Susi dalam rapat kerja (raker) di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta.

Lebih lanjut, perpanjangan penggunaan cantrang ini akan tetap dilakukan sampai proses sosialisai kepada para nelayan berjalan dengan lancar dan selesai.

Jadi untuk izin penggunaan cantrang ini tidaklah permanen dan hanya bersifat sementara, hal ini yang menjadi syarat dari Susi Pudjiastuti terkain ijin yang dia berikan.

Penggunaan cantrang sebagai cara menangkap ikan sebelumnya pernah dilarang pada 1 Januari 2018 lalu.

OK Otrip Akan di Uji Coba Sampai 15 Maret 2018

Zombiedefense.org – Progam terbaru dari Gubernur DKI dan Pemprov DKI yang diharapkan akan mempermudah masyarakat ketika berpergian yaitu OK Otrip sudah seminggu dilakukan uji coba oleh Pemprov DKI. Uji coba yang juga melibatkan PT TransJakarta (TransJ) berfokus pada sosialisasi program kepada warga.

“Saat ini konsentrasi di sosialisasi. Mengedukasi masyarakat seperti naik atau berhenti di bus stop. Tidak boleh sembarangan,” jelasnya Humas TransJ, Wibowo.

Pelaksanaan uji coba yang sudah seminggu ini adalah untuk mematangkan uji coba lintasan dari program OK Otrip. Wibowo juga menjelaskan jika lintasan untuk progam OK Otrip baru terdapat tiga yaitu Kampung Melayu-Duren Sawit, Kampung Rambutan-Pondok Gede, dan Semper-Rorotan.

“Uji coba trayek masih dilakukan untuk mematangkan semuanya. Betul (masih) tiga trayek,” kata Wibowo.

Pengujian pertama dari progam ini adalah lintas Duren Sawit-Kampung Melayu, Jakarta Timur yang dilakukan pada Senin (15/1) lalu. Dan proyek ini dikabarkan akan melakukan uji coba pada lima rute di seluruh Jakata, dan warga hanya akan dikenakan biaya Rp 3.500 dari harga yang dipatok Rp 5.000 untuk tahap uji coba ini.

Sebelum uji coba ini Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno sudah menetapkan target yaitu penjualan tiket OK Otrip sebanyak 20.000 ribu, dan uji coba akan akan dilakukan hingga 15 Maret.

“Target kita 20.000 dalam kurun waktu 3 bulan uji coba daripada OK OTrip,” tegas Sandiaga di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (15/1).

Tol Jakarta arah Tangerang Tergangu Karena Sebuah Truk Terguling

Zombiedefense.org – Kemacetan mendadak karena kecelakaan memanglah bukan suatu kejadian yang bisa kita perkirakan atau prediksi. Kini sebuah kecelakaan yang mengakibatkan tergangunya arus lalulintas terjadi di jalan yang mengarah ke Tomang menuju Tangerang.

Dari data yang dihimpun oleh call center Jasa Marga, kecelakaan yang menyebabkan macetnya Tol Jakarta arah Tangerang dikarenakan ada sebuah truk pengangkut motor yang terguling.

“Untuk info kecelakaan ini dari arah Tomang menuju Tangerang,” kata petugas call center Jasa Marga, Vika, Kamis (18/1/2018), pukul 07.00 WIB.

Menurut informasi lanjutan, kecelakaan truk pengangkut motor yang terguling terjadi tepat di KM 3 ruas Tol Tomang. Dan untuk para korban saat ini masih mencoba untuk dilakukan evakuasi.

“Ini masih dalam penanganan,” imbuhnya call center Jasa Marga tersebut.

Vika juga menambahkan informasi jika untuk melakukan evakuasi kepada truk dan korban para petugas yang berada di tempat kejadian harus menggunakan sejumlah bantuan alat berat.

“Masih dalam penanganan dengan alat berat,” lanjut Vika.

Akibat yang ditimbulkan dari kecelakaan itu adalah membuat padatnya situasi lalu lintas di kedua arah.

“Dari Tomang sampai titik lokasi padat, arah sebaliknya juga padat. Untuk arah sebaliknya, sudah macet dari Gerbang Tol Karang tengah atau sekitara km 13 hingga TKP. Ruas sebaliknya macet akibat imbas pengguna jalan memperlambat laju kendaraan untul melihat kecelakaan,” terang Vika.

Jokowi Soroti Kejadian Luar Biasa (KLB) di Kabupaten Asmat

Zombiedefense.org –  Presiden ke-7 Indonesia yang mulai menjabat sejak 20 Oktober 2014, Joko Widodo memberikan perhatian lebih kepada kejadian luar biasa (KLB) di Kabupaten Asmat, yaitu tragedi gizi buruk. Bahkan Jokowi telah memerintahkan tim khusus untuk diberangkatkan ke Kabupaten Asmat, Provinsi Papua.

“Sudah September masuk ke sana, ” tegasnya Jokowi usai menyaksikan pertandingan sepakbola Indonesia melawan Islandia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Kendati demikian, Jokowi juga mengatakan jika jalur untuk bisa ke lokasi terjadinya busung lapar terkenal sulit. Hal ini dia katakan ketika sedang bersama dengan Menteri Kesehatan Nila Moeloek.

“Tapi sekali lagi memang sudah kirim makanan tambahan, tapi memang medan ke sana sangat-sangat sulit,” ucap Jokowi.

Bahkan Jokowi juga memberi gambaran bagaimana sulitnya akses ke Asmat dengan akses ke Kabupaten Nduga, Provinsi Papua. Yang dikatakan memakan waktu berhari-hari untuk mencapai daerah Nduga.

Kini pihak Menteri Kesehatan akan segera mengirim lagi tim ke Asmat. Pemerintah Daerah setempat juga akan memberikan upaya terbaik mengatasi masalah ini.

“Ini tim dari Menkes sudah mau kirim lagi dan Pemda juga ada rumah sakit. Saya kira penanganannya yang terbaik, ada di daerah dan untuk memantau dan melihat apa yang dirasakan. Menteri sudah saya perintahkan ada hal-hal yang seperti itu,” tutur Jokowi.

Menurut informasi sudah ada 24 anak meninggal akibat kejadian luar biasa (KLB) campak disertai gizi buruk di Asmat dalam empat bulan terakhir. Jumlah masih terus didata oleh Pemerintah Kabupaten Asmat dan kemungkinan bisa bertambah. 12 Balita tengah dirawat di Rumah Sakit Agats, badannya kurus dan kesehatannya labil.

Korban meninggal dunia berasal dari Kampung Kapi sebanyak delapan orang, dari Kampung As dan Kampung Atat ada 15 orang anak. Satu anak meninggal di Rumah Sakit Agats karena terlambat mendapat penanganan medis.

Bencana Puting Beliung Porah-Porandakan 20 Rumah di Situbondo

Zombiedefense.org – Bencana puting beliung kembali terjadi, kali ini bencana ini telah menghancurkan 20 unit rumah dan banguna di Situbondo. Jika dilihat dari dampak puting beliung ini merupakan cukup parah. selain dari banyak bangunan yang hancur ada juga yang rusak berat, rusak sedang, hingga rusak ringan.

“Data terakhir yang kami terima, ada 20 rumah dan bangunan yang rusak terdampak puting beliung kemarin siang. Rinciannya, 1 rusak total, 7 rusak berat, 7 rusak sedang, dan 5 rusak ringan,” tutur Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Situbondo, Gatot Trikorawan.

Dari informasi yang dihimpun oleh BPBD Situbondo, ada tiga dusun yang mengalami kerusakan paling parah yaitu Desa Pesanggrahan, Kecamatan Jangkar. Dan yang paling banyak rumah ambruk ada di Dusun Geddang ada 13 rumah hancur bahkan ada gudang milik warga setempat ambruk.

Selain dari rumah ada juga sebuah kendaraan jenis truk yang ikut hancur, truk berplat DK 9458 YH milik warga setempat ringsek. Karena truk yang sedang diparkir itu tertimpa reruntuhan material gudang yang ambrol.

Sebuah warung dan konter HP di Dusun Geddang juga ikut hancur tertimpa pohon tumbang. Selain di Dusun Geddang, puting beliung juga memporah-porandakan 4 rumah di Dusun Accem dan 3 rumah di Dusun Banwaju, Desa Pesanggerahan, Kecamatan Jangkar.

“Alhamdulillah, sejauh ini tidak ada laporan korban luka maupun korban jiwa dalam musibah bencana puting beliung ini,” jelas Gatot.

Menanggapi bencana puting beliung yang terjadi di Situbondo, BPBD Situbondo akan berusaha memberikan bantuan terhadap para korban.

“Setidaknya bantuan logistik. Karena bagaimana pun kerusakan rumah itu akan mengganggu aktivitas para korban, termasuk dari sisi ekonominya,” tegas Gatot Trikorawan.

Pihak Keluarga Menuntut M Taufik Dihukum Sepadan

Zombiedefense.org – Kasus pembunuhan anak kembali terjadi, kini kasus itu terjadi di Cirebon dengan pelaku seorang ayah yang tega membunuh anaknya sendiri yang masih balita.

Menurut informasi yang dihimpun dari kepolisian pelaku bernama M Taufik dengan tega membunuh bayinya Kaisar Alfikar menggunakan racun. Kini jenazah Kaisar Alfikar sudah di bawa ke rumah duka di Desa Kompa, Sukabumi. Mendengar kabar ini pihak keluarga sangat dikejutkan, terlebih kakek dari bayi Kaisar Alfikar.

“Dia tega membunuh Kaisar dengan cara yang sadis, kami meminta kepada polisi agar dia dihukum seberat-beratnya. Kami sudah tidak sudi lagi melihat wajahnya,” tutur kakek korban Iwan (45), di rumah duka, Kampung Cijambe RT 12 RW 04, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (7/1/2018) malam.

Kaisar Alfikar yangt diketahui hidup bersama kakek dan neneknya, tiba-tiba dibawa oleh ayahnya ke Cirebon pada Kamis (4/1). Itu merupakan hari dimana Iwan terakhir kali melihat wajah cucunya.

“Saya nggak tahu kenapa dia tega berbuat seperti itu, keluarga di sini tahunya dari televisi. Makanya saya langsung ke Cirebon buat membawa jasad cucu saya,” kata Iwan.

Dari informasi kepolisian, Taufik membubuh Kaisar dengan cara memberikan racun tikus didalam susu. Sebelum kejadian ini terjadi ternyata Taufik pernah mengatakan akanj membunuh anaknya jika tidak mendapat uang dari istrinya.

“Taufik minta uang ke istrinya dan mengancam jika tidak diberikan akan membunuh anaknya,” ungkap Kasatreskrim Polres Cirebon, AKP Reza Arifian ketika dihubungi detikcom melalui telepon selularnya Sabtu (6/1).

Menyusul kejadian ini, polisi melakukan olah tkp dan menemukan barang yang digunakan pelaku seperti botol susu, botol kemasan air meniral, dua bungkus racun tikus, sebungkus susu bayi, satu mangkok dan garpu.

Menanggapi Pernyataan ‘hoax membangun’, Nukman Luthfie: Tidak Ada Hal Seperti Itu

Zombiedefense.org – Kepala Badan Siber dan Sandi Negara Djoko Setiadi baru-baru ini melontarkan sebuah kalimat yang tidak biasa yaitu ‘hoax membangun’. Mengetahui pernyataan itu Nukman Luthfie selaku pengamat media sosial menaruh perhatian penuh dengan pernyataan itu. Menurut Nukman Luthfie tidak ada hoax yang membangun dan bisa dibilang bermanfaat.

“Ya mana ada hoax positif, nggak ada hoax positif. Hoax itu berita bohong, informasi palsu. Nggak ada positif-positifnya,” tutur Nukman pada Rabu (3/1/2018).

Menanggapi pernyataan dari Djoko Setiadi ini, Nukman menilai Djoko hanya patah lidah atau salah bicara saja. Djoko yang dulu menjabat sebagai Kepala Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) tentu tidak banyak bicara didepan publik dan hal ini membuatnya gugup.

“Dia bukan pejabat yang biasa ngomong di publik. Kan sebelumnya dia jabat Kepala Sandi Negara kan? Nggak pernah ketemu media. Orang nggak pernah dikerubutin (dikelilingi) media tiba-tiba dikerubutin, ya gugup lah,” ucapnya.

Untuk mengatasi salah pernyataan ini, Nukman meminta Djoko untuk segera membenarkannya agar tidak disalah kaprahkan oleh para masyarakat yang telah mengetahui pernyataan tersebut.

“Ya pasti (masyarakat akan) menyalah-artikan, makanya perlu di klarifikasi,” pungkas Nukman.

Menyusul saran yang diberikan oleh Nukman, Djoko Setiadi melontarkan permintaan maafnya untuk pernyataan yang salah tersebut. Sebelum pembenaran dari Djoko ungkapan #hoaxmembangun sempat menjadi top viral di media sosial Twiter.

“Kalau itu dianggap suatu kesalahan, ya saya meminta maaf. Tapi niat saya nggak begitu sebenarnya,” tutur Djoko Rabu (3/1) tadi malam.

Membenarkan pernyataannya itu, Djoko juga mengatakan jika hoax yang bersifat membangun itu tidak ada.

“Sebenarnya tidak ada. Sudah pasti hoax itu bohong dan palsu, menyesatkan,” kata dia.

Kronologis Djoko membuat pernyataan ini adalah pada saat dirinya diwawancarai oleh wartawan untuk peresmian dirinya menjadi Kepala BSSN di Istana Negara, dirinya tidak sengaja melontarkan kalimat yang sempat trending ini.

Saat itu Djoko diberi pertanyaan oleh wartawan mengenai apakah pihak BSSN nantinya bisa berpengaruh untuk menghalangi penyebaran hoax. Dan berikut jawaban kontrofesial dari Djoko.

“Sangat berpengaruh. Tentunya hoax ini akan kita lihat, memang hoax ada positif dan negatif. Saya juga mengimbau pada kawan-kawan, putra-putri bangsa ini, mari sebenarnya kalau hoax itu hoax membangun kita silakan saja, tapi jangan terlalu memproteslah, menjelek-jelekanlah, ujaran-ujaran tak pantas, saya rasa bisa pelan-pelan dikurangi”.