Anggota DPRD Menjadi Tersangka Pemaakaran 7 Gedung SD di Palangka Raya

 

 

Zombiedefense.org – Posisi Yansen Binti yang menjadi tersangka pembakaran tujuh gedung SD di Palangka Raya, Kalimantan Tengah dijelaskan oleh Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Humas Polri Kombes Martinus Sitompul. Yansen merupakan salah satu anggota DPRD itu disebut-sebut sebagai pengulur dana pada aksi pembakaran tersebut.

“YB sendiri merupakan anggota DPRD Kalimantan Tengah yang berperan dalam kasus ini memberi dana dan menyuruh beberapa tersangka untuk melakukan pembakaran,” ungkap Martinus di Jakarta.

Martinus juga mengatakan tindakan tersebut dilakukan supaya mendapatkan perhatian dari Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengenai adanya proyek. Tetapi, polisi belum dapat menerangkan lebih jauh apa motif tersangka YB melakukan pembakaran tersebut.

“Tentang peran tersangka sendiri kenapa lebih jauh ingin mendapat perhatian dari gubernur kita akan dalami, apakah ada soal-soal lain yang perlu diselesaikan di antara mereka atau apakah ada motif-motif lain,” kata Martinus.

Tindakan tersebut, Martinus menegaskan merupakan tindakan kriminal. Dan tersangka YB akan dijerat pasal 187 KUHP dengan ancaman lebih dari lima tahun.

Polisi sebelumnya mengukuhkan YB sebagai tersangka kasus pembakaran 7 sekolah dasar di Palangka Raya. Yansen Binti diperiksa sampai tengah malam di Direktorat Reserse dan Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalteng, pada Senin 4 September 2017. Dan ditetapkannya YB sebagai tersangka, maka jumlah seluruh pelaku pembakaran tersebut sudah sembilan orang.

“Setelah adanya kesesuaian antara saksi satu dengan saksi lainya maka kita tetapkan status YB menjadi tersangka,” ungkapnya.

Leave a Comment

(0 Comments)

Your email address will not be published. Required fields are marked *